Home » » Hal-hal yang Dilarang ketika Junub (Berhadats Besar)

Hal-hal yang Dilarang ketika Junub (Berhadats Besar)

on Wednesday, November 07, 2012 | 4:51 pm


Oleh Sheikh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri
Beberapa hal yang dilarang ketika junub (berhadats besar), yaitu:
1. Membaca Al-Quran
Hal ini dilarang kecuali beristi’adzah (membaca A’udzu Billahi minasysyaithanirrajim) dan yang semisalnya. Karena Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda:

Janganlah perempuan yang sedang haidh atau orang yang sedang junub membaca sesuatu dari Al-Quran,” (HR Tirmidzi: 131).

Namun perlu dicatat disini bahwa berdasarkan penelitian Syeikh Nashiruddin Al-Albani, hadist tersebut merupakan hadist Dhaif, bahkan munkar (Silahkan lihat Shahih wa Dha’if Sunan At-Tirmidzi, 1/131).

Meski begitu, Syeikh Nashiruddin Al-Albani juga memberikan catatan tambahan terhadap hadist tersebut bahwa terdapat hadist riwayat Ali yang shahih dan dapat dijadikan penguat dalil hukum.

Berkenaan dengan hal tersebut, Ali Radhiyallahuanhu menuturkan, “Rasulullah pernah membacakan Al-Quran kepada kami setiap saat, selama beliau tidak junub,” (HR An’Nasa’i: 168, Kitab At-Thaharah).

2. Memasuki Masjid, kecuali untuk melewatinya bagi orang yang terpaksa.
Allah berfirman:

“...(jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi...(An-Nisa: 43).

3. Mengerjakan shalat, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah.
Allah Ta’ala berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi...” (An-Nisa: 43).

4. Menyentuh Al-Quran
Orang junub dilarang menyentuh Al-Quran, walaupun hanya dengan perantara kayu atau semisalnya.

Karena Allah Ta’ala berfirman:

Sesungguhnya Al-Quran itu adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfudz), tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan,” (Al-Waqi’ah: 77-79).

Dan Rasulullah beersabda:

“Janganlah kamu menyentuh Al-Quran kecuali kamu dalam keadaan suci dari hadats,” (HR Ad-Daruquthni: 1/23, hadist shahih). Wallahu’alam bish shawwab. 

Baca Juga: 
- Tata Cara Mandi Wajib (Mandi Junub/Mandi Besar) Dalam Islam  
- Hal-hal Yang Mengharuskan (Mandi Wajib/ Mandi Besar)   
- Wajib, Sunnah, dan Makruh dalam Tata Cara Mandi Junub (Mandi Besar)
Share :
 
MUKMINUN.COM Sitemap | Privacy Policy | Contact Us | Disclaimer - Semua materi dalam website ini boleh dikopi, namun mohon berkenan mencantumkan nama website ini.