Benar Ada “Gencatan Senjata,” Tapi Teroris israel Terus Tembaki Rakyat Gaza

Palestina, Mukminun.com – Sumber medis di Jalur Gaza melaporkan bahwa pada Selasa (27/11) malam terjadi penembakan oleh teroris israel laknatullah terhadap seorang pemuda Gaza di kota Rafah.

Korban teridentifikasi dengan nama Ashraf Zaqqout (20) dan kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit Abu Yousef An-Najjar, Rafah, karena menderita luka tembak parah di bagian dada.

Sebelumnya juga dikabarkan bahwa dua muslim Palestina lainnya terluka juga setelah ditembaki oleh teroris israel laknatullah yang nekat mengingkari perjanjian gencatan senjata menyusul pembantaian yang terjadi selama delapan hari akhir-akhir ini.

Sebagaimana diceritakan dalam Quran bahwa Bani Israil adalah kelompok manusia yang paling ingkar janji, maka hal tersebut dibuktikan pada Jumat (23/11) lalu dengan ulah teroris israel menembaki dan membunuh seorang pemuda Palestina 19 tahun di Khan Younis.

Insiden pembunuhan terhadap pemuda Gaza Jumat (23/11) itu sendiri terjadi hanya satu hari setelah kedua belah pihak, mujahidin Palestina di Jalur Gaza dan teroris israel laknatullah, sepakat untuk menghentikan jual beli serangan.

Selain itu di hari yang sama, Jumat (23/11), teroris israel juga mengingkari perjanjian gencatan senjata dengan membunuh dua warga Palestina lainnya di kawasan pantai Jalur Gaza.

Tiga muslim Palestina lainnya dilaporkan menderita luka-luka pada Ahad (25/11) petang setelah teroris israel laknatullah menembaki warga sipil di kawasan Al-Faraheen, timur Khan Younis, Jalur Gaza.

Senin (26/11) petang, empat warga Palestina di Jalur Gaza juga mengalami luka-luka setelah teroris israel laknatullah mengingkari janji gencatan senjata dengan menembaki warga sipil di perbatasan.

Perlu menjadi catatan bahwa invasi teroris israel laknatullah ke Jalur Gaza selama delapan hari minggu kemarin berujung pada gugurnya 163 warga muslim Palestina di Jalur Gaza, termasuk di dalamnya adalah 42 anak-anak, 11 wanita, dan 18 lansia.

Menurut laporan sumber medis Palestina, terdapat korban luka sebanyak 1222 orang, termasuk 431 anak-anak, 207 wanita, dan 88 lansia. (Imemc/Mukminun)

Allahumang tsur ikhwaninal muslimiina wal mujahidiina fii Filistiin wa fii kuli makaan, wa fii kuli zamaan... Aamiin