Bayi 10 Bulan Syahid Menyusul Serangan Udara Teroris israel Laknatullah

Palestina, Mukminun.com – Seorang bayi berusia 10 bulan gugur sebagai syuhada pada Kamis (15/11) malam waktu setempat setelah mendapat luka sangat parah menyusul serangan udara teroris israel di kawasan Jalur Gaza.

Hanin Tafish gugur ketika rumahnya di kawasan Zeitoun, Jalur Gaza, tertimpa serangan udara teroris israel pada Rabu (14/11).

Di sisi lain, teroris israel mengatakan telah meluluhlantakkan 70 tempat peluncuran roket di Jalur Gaza dalam tempo satu jam pada Kamis (15/11) malam, yang mengakibatkan peningkatan angka kematian menjadi 16 orang.

Salah satu target serangan adalah satu unit pembangkit tenaga listrik yang menyuplai kebutuhan listrik warga sekitar, termasuk kediaman perdana menteri Gaza, Ismail Haniyeh.

Pesawat-pesawat teroris israel laknatullah juga membombardir sebuah pos polisi di Gaza tengah dan terowongan Gaza di kawasan perbatasan, yang melalui terowongan tersebut mereka mendapat suplai logistik dan persenjataan.

Kamis (15/11) pagi harinya, tiga orang dilaporkan menderita luka-luka setelah teroris israel menembaki kawasan kamp pengungsian Jabalia di Gaza utara.

Dua lainnya terluka dalam sebuah serangan yang dilancarkan oleh teroris israel laknatullah di kawasan Sheikh Radwan dan kawasan Al-Nasr.

Di kawasan Beit Lahiya, lokasi dimana Rumah Sakit Indonesia untuk Gaza dibangun, juga dilaporkan menjadi sasaran serangan udara teroris israel, meski tidak secara langsung mengenai gedung RS Indonesia.(Maan/Mukminun)

اللهم انسر اخواننا المجاهدين في فلستن وفي كل مكان