Dekan Fakultas Seni, Sastra & Humaniora Tampar Muslimah Yang Tolak Lepas Jilbab

Tunis, Mukminun.com – Seorang dekan di Universitas Manouba, Tunisia, kini dihadapkan dengan ancaman penjara lima tahun karena dakwaan telah mendzhalimi seorang Muslimah Tunisia yang enggan melepas jilbab.

Habib Kazdaghli, dekan fakultas seni, sastra, dan humanisme, disebut-sebut telah menampar seorang mahasiswi Muslim yang menolak untuk melepas jilbabnya di kampus.

Kasus ini sendiri merupakan kelanjutan dari perseteruan antara kaum kafir sekuler dengan mahasiswa Muslim di Universitas Manouba yang telah terjadi sejak beberapa waktu silam.

Perseteruan tersebut dimulai dari penolakan kaum kafir sekuler pejabat Universitas Manouba terhadap rencana mahasiswa Muslim yang menginginkan adanya tempat ibadah (masjid/musholla) di lingkungan kampus.

Selain itu, para mahasiswa Muslim ini juga menuntut agar pihak kampus mengijinkan agar mahasiswi Muslim diperkenankan mengenakan jilbab di dalam kampus.

Menyusul perselisihan tersebut, seorang mahasiswi Muslim melayangkan sebuah surat gugatan kepada dekan fakultas seni, sastra, dan humanisme karena telah mendzhaliminya di lingkungan kampus.

Sang dekan kafir ini menolak tuduhan tersebut dengan membuat fitnah bahwa dua orang mahasiswi berjilbab secara tiba-tiba merangsek masuk ke dalam kantornya.

Persidangan terhadap sekuleris kafir Kazdaghli konon harus ditunda hingga 25 Oktober 2012 setelah sempat ditahan selama 15 hari karena “penganiayaan ringan.”

Meski begitu, kasus yang masuk kriteria “penganiayaan ringan” tersebut dapat diperberat mengingat posisi kafir sekuleris Kazdaghli yang merupakan seorang pegawai negeri sipil. Wallahu’alam bish shawwab. (Worldcrunch/Mukminun)