Satu Muslim Palestina Gugur Saat Pecah Bentrokan Dengan Tentara Lebanon

Palestine, Mukminun.com – Seorang Muslim warga Palestina menemui syahid (insyallah) pada Jumat (16/6) saat terjadi bentrokan antara tentara Lebanon dengan pengungsi Palestina di utara Lebanon.

Sumber dari kantor kepolisian Lebanon menyebutkan bahwa setidaknya empat pengungsi Palestina terluka.

Namun hal tersebut berbeda jauh dengan sebuah laporan yang dilansir oleh kepala pengungsi Palestina di Lebanon yang menyebut bahwa 23 saudara Muslimnya telah terluka menyusul insiden tersebut.

Tensi di antara pengungsi Palestina masih mendidih sesaat setelah bentrokan tersebut berhenti.

Mereka terlihat melemparkan batu-batu ke arah tentara dzhalim Lebanon yang memblokade jalanan di Tripoli.

Tentara Lebanon sendiri membalas serangan pengungsi Palestina tersebut dengan mengepung kawasan pengungsian yang berada di kawasan Nahr Al-Bared yang sempat dirusak oleh tentara dzhalim Lebanon pada 2007 silam.

Pihak militer Lebanon membantah gugurnya satu warga pengungsi Palestina tersebut dikarenakan peluru salah satu tentaranya.

Meski begitu, kepala pengungsi Palestina di utara Lebanon beserta pengungsi lainnya mengalamatkan tudingan mereka kepada tentara dzhalim Lebanon.

Tensi antara tentara dzhalim Lebanon dengan pengungsi Palestina sedikit mereda seja 2007 silam menyusul klaim tentara dzhalim Lebanon yang telah membunuh ratusan Mujahidin Al-Qaeda di kawasan tersebut.

Statistik menunjukkan bahwa 400 orang telah meninggal menyusul bentrokan antara pengungsi Palestina dengan tentara Lebanon.

Dari 400 tersebut, 170 diantaranya adalah tentara dzhalim Lebanon. Wallahu’alam bish shawwab. (Maannews/Mukminun)