Pengikut Kristen Corpus Ini Didakwa Telah Menteror Sebuah Masjid

Washington, Mukminun.com – Seorang pengikut Kristen Corpus dijerat dengan dakwaan telah mengancam akan menggunakan kekerasan untuk melawan berdirinya sebuah pusat ke-Islaman di Tennessee, AS, pada Kamis (21/6) lusa.

Dirinya juga didakwa telah merusak hak-hak sipil umat Islam di AS dengan melakukan penyerangan terhadap sebuah bangunan yang kiranya akan dijadikan tempat ibadah umat Islam di kawasan tersebut.

Hakim Jerry Martin yang memimpin persidangan pada Kamis (21/6) lusa mengatakan bahwa dakwaan yang disematkan kepada pemuda Kristen Corpus ini merupakan sebuah pesan bagi mereka yang ingin mengancam keberadaan masjid Tennessee.

“Apa yang kami harapkan adalah hal ini akan menjadi pesan yang sangat tegas bagi siapapun yang hendak mengancam sebuah masjid atau hendak melakukan suatu aksi yang akan menjadikan hak-hak konstitusional seorang warga terlecehkan,” ungkap Jerry Martin.

Putusan yang dikeluarkan pada Kamis (21/6) tersebut menjerat Javier A Correa (24) dengan dakwaan melanggar hak-hak sipil umat Islam di kawasan Tennessee.

Javier A Correa sendiri merupakan seorang penganut Kristen Corpus yang terkenal dengan sikap dan pendiriannya yang fanatik dan radikal sehingga sering memunculkan sikap anti-Islam.

Bangunan yang kiranya hendak dijadikan masjid bagi umat Islam di Mosfreesbo, Tennessee, tersebut memang sering menerima ancaman dari beberapa oknum yang phobia terhadap Islam.

Pihak keamanan sekitar mengaku telah menyelidiki kasus yang sering menimpa masjid tersebut selama lebih dari dua tahun.

Sejak secara legal mendapat persetujuan untuk dijadikan masjid, bangunan ini sering menjadi target aksi-aksi vandalisme.

Agustus 2010 silam misalnya, alat dan bahan bangunan masjid ini berikut kendaraan yang berada di sana sengaja dibakar oleh oknum-oknum yang anti-Islam.

Selain itu, pernah juga salah satu sisi tembok masjid ini disemprot pilok dengan tulisan “Not Welcome” (tidak diinginkan). Wallahu’alam bish shawwab. (Bikyamasr/Mukminun)