Pengadilan Jerman: Khitan Bagi Anak-anak Adalah Penganiayaan Fisik

Cologne, Mukminun.com – Sebuah pengadilan negeri di Cologne, Jerman, memutuskan bahwa khitan bagi anak-anak yang dilakukan selain alasan medis harus dianggap sebagai sebuah penganiayaan fisik.

Konon putusan tersebut dibuat menyusul sebuah insiden dimana seorang bocah yang harus dilarikan ke rumah sakit menyusul pendarahan hebat setelah dirinya dikhitan oleh seorang mantri sunat (juru khitan).

Meski begitu, beberapa pihak menilai bahwa penilaian pengadilan negeri Cologne tentang khitan merupakan sebuah upaya menihilkan khitan di seantero Jerman, jika keputusan tersebut naik hingga mahkamah agung Jerman.

Hal ini didukung oleh beberapa kaum sekularis Jerman yang mengharapkan kasus di pengadilan Cologne ini bisa ditiru oleh pengadilan-pengadilan lain di Jerman di masa mendatang.

Selain dari umat Islam di Jerman, penolakan terhadap keputusan pengadilan negeri Cologne tentang khitan juga datang dari beberapa komunitas yahudi di Jerman.

Menurut laporan AFP, beberapa komunitas yahudi di Jerman mengaku marah dengan anggapan bahwa khitan pada anak-anak merupakan sebuah penganiayaan fisik.

Kepala Komite Pusat Yahudi di Jerman, Dieter Graumann, bahkan menyebut putusan pengadilan negeri Cologne tentang khitan sebagai sebuah tindakan yang “tidak sensitif” dan dilatari dengan penuh “kemarahan.”

Beberapa pemerintahan di Eropa kini sedang berupaya untuk melarang khitan pada anak-anak yang dilakukan dengan niat menjalankan perintah agama.

Padahal, khitan bagi anak-anak sendiri merupakan sebuah hal yang wajar bagi umat Islam, Yahudi, dan Kristiani. Wallahu’alam bish shawwab. (Businessinsider/Mukminun)