Pemimpin Gerakan Sharia4Belgium Ditangkap Kepolisian Kafir Belgia

Brussels, Mukminun.com – Pemimpin gerakan dakwah Islam Belgia, Sharia4Belgium, kini mendekam di penjara setelah polisi kafir Belgia menangkap beliau pada Kamis (7/6) kemarin.

Fouad Belkacem, atau biasa dikenal dengan Abu Imran, ditangkap beberapa saat setelah mengunggah sebuah video ke internet dimana beliau menyeru umat Islam untuk menuntut balas atas kedzhaliman polisi Belgia terhadap seorang Muslimah bercadar pekan kemarin.

Akhi Abu Imran ditangkap di rumahnya di bagian utara Belgia, di kawasan Antwerp dan kini berada di penjara dengan fitnah ‘melanggar hukum anti-diskriminasi’ meski kepolisian Belgia-lah yang sebenarnya melanggar hukum tersebut.

Jaksa penuntut umum kota Antwerp mengkorfirmasi kebenaran berita ini.

“Ia mengepos sebuah video ke Youtube dimana ia menyeru saudara maupun saudarinya untuk melawan orang-orang kafir (harbi),” kata jaksa tersebut.

Pekan kemarin, ratusan umat Islam di Belgia melakukan serangan terhadap sebuah kantor polisi dengan melempari batangan besi dan tempat sampah karena ulah salah seorang polisi kafir Belgia yang memaksa seorang Muslimah untuk melepas cadarnya.

Pemerintah Belgia sendiri menetapkan sebuah hukum tandingan hukum Allah, yakni dengan menjatuhkan denda sebesar 150 euro, atau sekitar 1,7 juta rupiah, kepada setiap wanita Muslimah yang mengenakan cadar di tempat umum.

Tak cukup dengan itu, Selasa (5/6) lalu gerakan sayap kanan Belgia menawarkan hadiah 250 euro, atau sekitar 2,9 juta rupaih, kepada siapa saja yang bersedia melaporkan setiap Muslimah bercadar di Belgia. Naudzubillahi min dzalik...!

Menanggapi kedzhaliman polisi Belgia yang menangkap Akhi Abu Imran, gerakan dakwah Islam Sharia4Belgium mengirimkan sebuah e-mail kepada media bahwa upaya polisi tersebut justru akan meningkatkan simpati masyarakat terhadap gerakan tersebut, karena berada di piha yang terdzhalimi.

“Penangkapan Abu Imran akan membawa lebih banyak orang pada sisi kami,” ungkap press rilis tersebut. Wallahu’alam bish shawwab. (Reuters/Mukminun)

Semoga Allah segera menurunkan pertolongan-Nya agar Akhi Abu Imran segera bebas... Aamiin.