Pejabat Hamas Gugur Di Tangan Antek Bashar Al-Assad Laknatullah

Damaskus, Mukminun.com – Gerakan perlawanan Islam, Hamas, mengumumkan pada Rabu (27/6) bahwa salah satu politisi senior mereka telah gugur saat terjadi serangan yang menargetkan kediamannya di Ibukota Suriah, Damaskus.

Melalui laman facebooknya, salah satu pejabat Hamas lainnya, Izzat Al-Rishiq, menyebutkan bahwa Kamal Ghanaja, atau biasa dikenal dengan nama Nizar Abu Mujahid telah gugur dalam sebuah serangan yang disebut “kriminalitas pengecut” di Damaskus.

Lebih lanjut Izzat Al-Rishiq mengatakan bahwa pihak Hamas kini sedang melakukan investigasi terhadap insiden penyerangan tersebut.

Oleh media-media israel, Nizar Abu Mujahid dituduh telah menyelundupkan senjata kepada mujahidin Izzudin Al-Qasam melalui Iran.

Hamas sendiri tidak mengerti dengan jelas siapa kira-kira pelaku di balik penyerangan tersebut, namun oleh media-media yang dikelola mujahidin di Suriah disebutkan bahwa pelaku penyerangan tersebut adalah antek-antek Bashar Al-Assad laknatullah.

Dalam rilis yang dikeluarkan oleh mujahidin Suriah disebutkan bahwa pemerintah kafir Bashar Al-Assad “telah menyiksa Kamal sebelum membunuh beliau.”

Kantor berita Al-Mayaden Beirut menyebut bahwa sekelompok pria bersenjata menggeledah rumah Nizar Abu Mujahid sebelum menembak beliau hingga gugur.

Lebih lanjut dalam pemberitaannya, kantor berita Al-Mayaden menyebut bahwa turut terlibat di balik insiden tersebut adalah kelompok intelijen Mossad.

Perlu diketahui, Januari 2010 silam beberapa agen Mossad terbukti melakukan pemalsuan passport untuk penerbangan ke Dubai dalam misi pembunuhan terhadap salah satu pejabat senir Hamas Mahmoud Al-Madhouh.

Kamal Ghanaja (Nizar Abu Mujahid) sendiri merupakan mantan asisten Mahmoud Al-Madhouh. Wallahu’alam bish shawwab. (Imemc/Mukminun)