Diancam Dibunuh, FPI Aceh Bentuk Laskar Pejuang Islam

Banda Aceh, Mukminun.com – Menyusul ancaman penangkapan hidup-hidup atau mati dengan imbalan uang sebesar 100 juta terhadap ketua Front Pembela Islam (FPI) Aceh Singkil, sedikitnya 5,000 umat Islam hari ini (Rabu 6 Juni 2012) siap-siap berkumpul di Lapangan Rimo Singkil untuk deklarasi Laskar Pejuang Islam Singkil.

Kepada wartawan, ketua FPI Aceh, Ust. Tengku Yusuf Qardawi pada Selasa (5/6) mengatakan bahwa beliau sendiri sedang bersiap-siap berangkat ke Singkil untuk mengikuti deklarasi laskar pejuang Islam tersebut.

Pembentukan Laskar Pejuang Islam itu sendiri muncul setelah sebuah diskusi dengan beberapa tokoh Islam digelar pada Selasa (29/5) di Lingka Kupi yang menegaskan adanya ancaman nyata terhadap ketua FPI Singkil, Aceh, yang akan ditangkap hidu-hidup atau mati oleh sekelompok orang yang beci terhadap Islam.

“Alasan lain mengapa pejuang tersebut dibentuk juga untuk menghindari terjadi kekerasan di Aceh, Singkil,” papar Ustadz Qardawi.

Ancaman yang dimaksud muncul setelah adanya konflik yang direkayasa oleh media antara FPI dengan beberapa umat Kristiani yang dikabarkan mendapat pengusiran dari gereja-gereja ilegal yang mereka bangun tanpa ijin resmi dari pemerintah.

Menurut Ustadz Qardawi, FPI tidak pernah melarang berdirinya tempat-tempat ibadah bagi umat non-Muslim.

Hanya saja, pihaknya meminta agar proses pendirian rumah ibadah atau gereja, atau dalam bahasa lokalnya disebut undung-undung, diatur sesuai prosedur resmi pemerintah dengan perijinan yang legal. Wallahu’alam bish shawwab. (Theglobejournal/Mukminun)