Alhamdulilah, Ya…?! Ulama, Umat Islam Berhasil Gagalkan Konser Trio Macan

Pacitan, Mukminun.com – Menyusul hangatnya pemberitaan mengenai keberhasilan umat Islam membatalkan rencana konser Lady Gaga Irajim, kini umat Islam semakin sadar arti penting menjaga akhlaq mulia masyarakat dari penetrasi budaya porno dan seronok.

Hal ini terlihat jelas saat umat Islam Jawa Timur, melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, berhasil menggagalkan rencana konser artis kampungan Trio Macan di Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (2/6) pekan kemarin.

Sekertari MUI Jawa Timur, M Yunus, kepada wartawan mengatakan bahwa tujuan dari pencekalan Trio Macan dari menggelar konser di Pacitan adalah ‘melindungi mayoritas Muslim’ di Jawa Timur yang merupakan 96,76% dari total 38juta populasi.

“Tujuan kita untuk melindungi mayoritas Muslim itu. Sikap ini tentunya sesuai dengan tujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RP JMD) Jawa Timur yang Berakhlaq Mulia. Sekarang, penampilan seronok dan erotis apakah termasuk akhlaq mulia?” kata Kiai Yunus pada Senin (4/6).

Tindakan tepat MUI Jatim, dengan dukungan lembaga dakwah Islam lainnya, kemudian menegaskan anggapan miring kaum sekuleris dan liberalis bahwa MUI ormas-ormas Islam hanya fokus pada Lady Gaga Irajim dan tidak menghiraukan konser-konser dangdut di kampung-kampung yang dianggap lebih erotis daripada Lady Gaga Irajim.

Lebih lanjut Kiai Yunus mengatakan bahwa pencekalan terhadap Trio Macan bisa saja dilakukan terhadap artis-artis lain yang ‘masuk dalam kriteria berpenampilan seronok.’

“Intinya semua artis atau public figure yang berpenampilan seronok atau memancing nafsu. Sampeyan bisa menafsirkan sendirilah siapa saja artis-artis itu. Siapapun itu, entah Jupe, Trio Macan, atau yang lain, jika masuk dalam kriteria berpenampilan seronok saat show tentunya kami cekal,” ungkap Kiai Yunus.

Pihak manajemen Trio Macan sendiri mengklaim bahwa apa yang selama ini dilakukan dan dipertontonkan oleh Trio Macan bukanlah sebuah aksi pornografi atau mengandung nilai erotis dan vulgar.

“Kita ini Cuma seniman. Padahal Trio Macan sudah enggak kayak dulu lagi, kita sudah merubah konsep, enggak pake tanktop dan lain-lain. Goyangnya juga cuma muter rambut aja, masa itu dibilang vulgar sih?” demikian ungkap Reri, manajer Trio Macan.

Tak ayal tanggapan tersebut ditepis oleh Kiai Yunus dengan mengambil contoh dari konser Lady Gaga Irajim di Filipina.

Menurut penuturan beliau, Lady Gaga Irajim sebelum konser di Filipina berjanji akan mengenakan busana panggung yang sesuai dengan kebudayaan daerah sekitar.

Namun ternyata, Lady Gaga Irajim tetap berpenampilan vulgar seperti biasanya, seronok, mengumbar aurat, dan ada misi-misi zionisme di dalamnya.

“Soalnya kalau sudah tampil di panggung tidak ada yang ngontrol. Meski sempat berjanji tidak akan berpenampilan seperti itu,” kata beliau.

Semoga ulama dan umat Islam di daerah lain juga berani mengambil sikap tegas dalam menjaga aqidah dan moral umat Islam seperti yang dilakukan oleh MUI Jatim dan umat Islam di sana. Wallahu’alam bish shawwab. (Okezone/Mukminun)