Teroris israel Culik Lima Umat Islam Palestina Di Tepi Barat

Palestina, Mukminun.com – Teroris Israel laknatullah menculik lima umat Islam Palestina di beberapa lokasi di Tepi Barat, pada Senin (07/5) dini hari.

Sumber dari International Middle East Media Center menyebutkan bahwa kelima umat Islam yang diculik tersebut dibawa ke suatu tempat yang dirahasiakan.

Aksi penculikan oleh teroris israel laknatullah tersebut terjadi ketika gerombolan teroris tersebut sedang melakukan patroli di beberapa kota dan desa di Tepi Barat.

Sumber media lokal menyebut bahwa daerah yang ‘dijajah’ antara lain Tammoun, Al-Far’a, Zabbouba, Methalon, dan Rabba, kesemuanya berada di Tepi Barat, Palestina.

Dalam menjalankan aksinya, para teroris tersebut menggedor pintu-pintu rumah warga Palestina, disertai dengan penculikan dan interogasi secara kasar.

Di Kota Tammoun, 15 rumah dilaporkan kemasukan teroris israel laknatullah dan seorang warga Palestina Omar Mohammad Bani-Odah (25) dilaporkan diculik oleh teroris israel laknatullah.

Di sebelah barat Kota Jenin, tepatnya di kawasan Raba, teroris israel menerapkan standar operasional militer dengan ratusan personil diterjunkan dan mengeluarkan tembakan ke area terbuka di kawasan tersebut.

Di Kota Hebron, selatan Tepi Barat, dilaporkan bahwa kediaman dari seorang warga Palestina bernama Zen Ed-Deen Mahmoud Shabana (43) diserang oleh teroris israel laknatullah.

Tidak cukup dengan merusak rumah Shabana, sang pemilik rumah pun juga disekap dan ditutup matanya untuk kemudian dibawa ke markas militer israel laknatullah di Etzion.

Zen Ed-Deen Shabana sendiri sering mengalami beberapa kali penangkapan oleh pihak keamanan Palestina (Fatah), dan sempat mendekam di penjara Palestina (Fatah) selama satu tahun.

Kelompok Hamas, yang berkuasa di Jalur Gaza, menyebutkan bahwa selama mendekam di penjara, Akhi Shabana sering mengalami penyiksaan oleh pihak keamanan Palestina faksi Fatah.

Teroris israel laknatullah memang sering menggelar serangan dan penangkapan terhadap umat Islam Palestina di beberapa tempat di Tepi Barat sebagai kegiatan harian mereka.

Dalam sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh International Solidarity Foundation for Human Rights disebutkan bahwa teroris israel laknatullah meningkatkan frekuensi serangan mereka selama bulan April 2012.

Mereka menutup akses menuju Tepi Barat dan juga jalan menuju Jalur Gaza, dan menculik 29 orang Palestina dengan metode seperti ini (menutup jalan).

Para teroris tersebut sering melakukan interogasi dan penangkapan tanpa alasan terhadap puluhan warga Muslim Palestina dengan mengklaim bahwa mereka yang ditangkap tersebut hendak menembus barikade jalan. (Imemc/Mukminun)

اللهم انسر اخواننا المجاهدين في فلستن وفي كل مكان

1 komentar: