Siarkan Film Dengan Penggambaran Wujud Allah, Pemilik Stasiun TV Dipenjara

Tunisia, Mukminun.com – Pengadilan Tunisia pada Kamis (03/5) menjatuhkan denda sebesar 1,550 dolar AS atas tindakannya menyiarkan film animasi buatan warga Iran keturunan Perancis berjudul Persepolis.

Film Persepolis sendiri dinilai sebagai sebuah penghinaan terhadap Islam karena memuat sebuah adegan yang menggambarkan wujud Allah di dalamnya, naudzibillahi min dzalik…

Keputusan tersebut merupakan sebuah kabar gembira bagi banyak umat Islam karena keputusan tersebut juga berdampak pada penahanan sang pemilik stasiun TV tersebut selama tiga tahun di penjara.

Adalah Nabil Karoui, pemilik stasiun TV swasta Nessma, yang terbukti bersalah karena telah ‘membuat kekacauan di muka publik dan membahayakan nilai-nilai moral’ dengan memutar film kontroversial tersebut.

Penggambaran sosok Nabi Muhammad Salallahu’alaihi wasallam beserta orang-orang terdekatnya saja dilarang, apalagi jika sebuah film kemudian mencoba menggambarkan wujud Allah.

Tentu, oleh umat Islam di Tunisia, hal tersebut dinilai sebagai sebuah pelecehan terhadap Islam dan umat Islam.

Beberapa hari sebelum persidangan terhadap kasus Karoui, umat Islam yang tidak terima dengan tindakan tersebut lantas menyerang kantor stasiun TV Nessma dan juga kediaman Karoui di ibukota Tunisia.

Menyusul pemberitaan mengenai penahanan Karoui, pemerintah AS menyatakan keprihatinannya karena hukuman tersebut akan berimbas membahayakan kebebasan media.

“Kasus Karoui memunculkan perhatian yang serius tentang toleransi dan kebebasan berekspresi di Tunisia Baru,” kata Gordon Gray, duta besar AS untuk Tunisia. Naudzubillahi min dzalik. (Bawaba/Mukminun)

0 komentar:

Post a Comment