Pemerintah Malaysia Cabut Buku Irshad Manji Dari Pasar

Kuala Lumpur, Mukminun.com – Pemerintah Malaysia, melalui Departemen Keagamaan Islam Daerah (JAWI) pada Rabu (23/5) malam melakukan inspeksi terhadap beredarnya buku sesat dan menyesatkan berjudul “Allah, Liberty and Love” karangan seorang feminis Irshad Manji.

Pemerintah Malaysia mendasarkan aksinya untuk mencabut beredarnya buku-buku Irshad Manji karena mereka menilai bahwa isi dari buku tersebut bertentangan dengan ajaran Islam.

Ketua inspeksi, Wan Jaafar Wan Ahmad, mengatakan bahwa pencabutan buku-buku Irshad Manji dari pasaran dilakukan sejak pukul 8:45 malam waktu setempat di sebuah toko buku di sebuah kompleks perbelanjaan di Bangsar.

Menurut laporan yang beliau terima, buku sesat “Allah, Liberty, and Love” karangan Irshad Manji telah beredar sebanyak 500 eksemplar di seluruh Malaysia.

Pemerintah Malaysia berjanji bahwa mereka akan terus menelusuri keberadaan buku-buku tersebut untuk kemudian ditarik dari pasaran demi menjaga aqidah umat Islam dari serangan kaum liberal seperti Irshad Manji dan para “anshar”-nya.

“Kami menerima informasi bahwa 500 kopi dari edisi terjemah buku tersebut telah dicetak dan tersedia di pasaran Malaysia, dan kami sedang melacaknya,” ungkap Wan Jaafar Wan Ahmad.

Ditanya mengenai langkah hukum yang akan dilakukan terhadap penerbit buku-buku Irshad Manji, Wan Jaafar mengatakan bahwa hal tersebut berada di bawah domain Departemen Tindak Penghinaan Syariah.

Melihat apa yang terjadi di Malaysia, tentu sangat berbeda jauh dengan apa yang terjadi di Indonesia dimana pemerintah senantiasa membiarkan aksi doktrinisasi paham liberalisme dan feminisme ala Irshad Manji bebas diselenggarakan.

Namun di Indonesia, alhamdulila ada kelompok-kelompok dakwah yang senantiasa bersiaga menjaga aqidah dan akhlak umat Islam Indonesia dari serangan kaum liberal dan feminis seperti Irshad Manji.Wallahu’alam bish shawwab. (Bernama/Mukminun)

0 komentar:

Post a Comment