Masuk Islam, Warga Texas Ini Dipenjara 20 Tahun

Texas, Mukminun.com – Seorang muallaf asal Texas, AS, bernama Barry Bujol kini harus menerima kenyataan dirinya harus dihukum penjara selama 20 tahun oleh pengadilan dzhalim AS.

Putusan persidangan yang dikeluarkan pada Kamis (24/5) tersebut didasarkan pada dakwaan bahwa ikhtiar akhi Barry untuk membantu para Mujahidin Al-Qaeda.

Akhi Barry sendiri ditangkap pada Mei 2010 silam karena terekam oleh FBI bahwa beliau mengirimkan sebuah surat elektronik kepada mendiang Sheikh Anwar Al-Awlaki Rahimahullah.

Dalam persidangan Kamis (24/5) kemarin, akhi Barry juga didakwa dengan tuduhan pemalsuan identitas untuk berlayar dari Houston menuju sebuah tempat di Timur Tengah.

Sejumlah uang dan beberapa dokumen militer AS yang ia peroleh dari internet pun dijadikan barang bukti oleh pengadilan dzhalim AS untuk menjerat beliau dengan hukuman 20 tahun penjara.

Menurut pengakuan akhi Barry selama persidangan, beliau merasa dirinya dijebak oleh para agen FBI laknatullah karena kepergian beliau ke Timur Tengah hanya diniatkan untuk menguatkan ukhuwah imaniyah.

Alasan akhi Barry sendiri bisa jadi benar adanya mengingat dalam proses penangkapan beliau, akhi Barry sempat terekam pembicaraannya dengan seorang munafik bernama Mohammed al-Desari, seorang teknisi komputer yang ternyata antek FBI.

Keduanya sempat bertemu di beberapa tempat makan di AS dan diam-diam sang munafik al-Desari tersebut selalu merekam setiap pembicaraannya dengan akhi Barry.

Dan tibalah masa sang munafik al-desari menemani akhi Barry di pelabuhan untuk pura-pura melepas kepergiannya ke Timur Tengah; dan baru satu jam mereka berpisah, akhi Barry mendapati dirinya telah dikepung oleh agen FBI dan ditangkap setelah dikhianati oleh seorang munafik bernama Mohammed al-Desari laknatullah.

Semoga Allah menguatkan akhi Barry Bujol. Aamiin. Wallahu’alam bish shawwab. (Voa/Chron/Mukminun)