israel Menyerah, Ribuan Tahanan Palestina Akhiri Mogok Makan

Palestina, Mukminun.com – Warga Muslim Palestina yang ditahan oleh teroris israel akhirnya setuju untuk mengakhiri aksi mogok makan setelah pemerintahan teroris israel bersedia memenuhi permintaan para tahanan.

Persetujuan tersebut terwujud setelah negosiasi selama beberapa jam antara pejabat penjara israel dengan beberapa tahanan senior di komplek penjara Ashkelon pada Senin (14/5) dengan bantuan pemerintah Mesir.

Dalam perjanjian tersebut, para tahanan administratif akan dibebaskan di akhir masa tahanan formal mereka kecuali dalam jangka waktut tersebut ada bukti-bukti baru yang memberatkan mereka.

Tahanan administratif sendiri merupakan kebijakan kontroversial teroris israel yang mana dalam sistem penahanan administratif, teroris israel berhak untuk menangkap siapa saja warga Palestina tanpa harus melalui proses persidangan.

Teroris israel juga akhirnya bersedia membawa tahanan yang berada di pengasingan kembali ke tempat asal mereka sekaligus mengijinkan keluarga tahanan untuk menengok mereka di penjara.

Sekitar 2.500 tahanan Palestina mulai mogok makan sejak 17 April memprotes sikap teroris israel yang menerapkan kebijakan penahanan administratif, penahanan pengasingan, dan perlakuan buruk terhadap tahanan, serta halangan bagi pihak keluarga tahanan untuk mengunjungi kerabat mereka.

Menurut laporan yang dilansir pada 1 April 2012 lalu disebutkan bahwa terdapat 322 tahanan administratif dari total 4.610 warga Muslim Palestina (oleh lembaga independen disebutkan ada total 11.000 tahanan) yang ditahan oleh teroris israel laknatullah. (Presstv/Mukminun)

0 komentar:

Post a Comment