Greet Wilders Ajak Umat Islam Raih “Hal-hal Menakjubkan”

Belanda, Mukminun.com – Politikus dan aktivis anti-Islam asal Belanda, Greet Wilders, menyeru kepada umat Islam di seluruh dunia untuk raih ‘hal-hal yang menakjubkan.’

“Hal-hal menakjubkan” tersebut, katanya, baru akan diraih jika umat Islam berhenti menjadikan Rasulullah Muhammad salallahu’alaihi wasallam sebagai suri tauladan. Naudzubilahi min dzalik.

Ia berdalih bahwa ajaran Islam mengharuskan umat Islam di dunia untuk mencontoh sunnah-sunnah Rasulullah Muhammad salallahu’alaihi wasallam, sehingga ‘hal-hal menakjubkan’ tersebut baru didapat jika umat Islam tidak mencontoh Rasulullah.

“Jika mereka dapat membebaskan diri mereka dari Islam, jika mereka dapat berhenti melihat Nabi Muhammad sebagai suri tauladan, dan jika mereka dapat menjauh dari Al-Quran, maka mereka dapat meraih ‘hal-hal yang menakjubkan,” kata Wilders seperti dilansir NIS.

Pada pemilu 2005 di Belanda, Wilders mendapat 1,5 juta suara hingga menempatkan dirinya di posisi ketiga di bawah dua kandidat lainnya.

Dalam banyak pidato dan kampanyenya, Wilders selalu memasukkan agenda untuk menghentikan pengaruh Islam di Belanda, rumah bagi 850,000 umat Islam dari total 16,3 juta populasi warga Belanda.

Kini di tahun 2012, Wilders berada dalam kekacauan politik karena hasil survey terakhir menunjukkan kemungkinan bahwa partainya kehilangan 50% kursi di parlemen Belanda.

Banyak pihak menilai bahwa menurunnya popularitas Wilders dikarenakan sikapnya yang ‘istiqamah’ dalam memerangi Islam.

Seperti dalam pidatonya dalam peluncuran buku, “Marked for Death” baru-baru ini di New York, ia secara tegas menyebut bahwa agenda utamanya kelak adalah ‘memerangi Islamisasi.’

“Kami sekarang sedang berkonsentrasi pada pemilu 12 September mendatang. Kampanye kami akan terfokus pada upaya menghidupkan kedaulatan nasional, karena tanpa ini kita tidak dapat mempertahankan identitas kita dan upaya memerangi Islamisasi,” katanya.

Dari 150 kursi parlemen Belanda, kini partai milik Greet Wilders berhak atas 24 kursi berdasarkan pemilu tahun 2010 lalu.

Berdasarkan survey tanggal 27 April lalu diketahui bahwa Partai Kebebasan pimpinan Wilders akan drop menjadi 17 kursi dari 24 kursi yang ia peroleh dari pemilu dua tahun lalu.

Kini umat Islam di seluruh dunia, khususnya di Belanda tentu akan berharap bahwa partai pimpinan Wilders ini benar-benar kehilangan suara di parlemen Belanda sehingga diskriminasi terhadap umat Islam akan sirna setahap demi setahap. Aamiin. Wallahu’alam bish shawwab. (NIS/Mukminun)