Aneh...! Presiden Beri Ijin Pada Amerika Untuk Jajah Negaranya Lebih Lama

Kabul, Mukminun.com – Amerika Serikat dan Afghanistan telah menandatangani perjanjian untuk memperpanjang keberadaan penjajah AS di Afghan hingga 2024.

Sesaat setelah tiba di Afghanistan, Selasa (01/05) tengah malam, Obama menandatangani kesepakatan dengan sekutunya presiden boneka Afghanistan Hamid Karzai untuk menyediakan bantuan, penasihat, dan dukungan selama 10 tahun setelah 2014.

Setelah menandatangani perjanjian tersebut, Obama bergerak menuju pangkalan udara Bagram untuk menemui teroris-terorisnya yang ditugaskan di Afghanistan dan menyampaikan pidato yang disiarkan oleh stasiun TV setempat.

Obama mengatakan bahwa pemerintah di Washington sedang membangun kerjasama yang berkesinambungan dengan Kabul untuk melatih tentara lokal Afghan agar tentara lokal dapat ‘mandiri’ menghadapi Mujahidin Taliban.

Kunjungan Obama malam itu merupakan kunjungannya yang keempat Obama di Afghanistan, dan lagi-lagi dilaksanakan di malam hari dengan durasi kunjungan yang sangat singkat.

Hal tersebut terpaksa ia lakukan mengingat adanya ancaman serius dari Mujahidin Taliban jika mengetahui Obama akan datang ke “kandang singa.”

Namun begitu, pada kunjungan kali ini, Obama tetap mendapat sambutan yang ‘meriah’ dan ‘panas’ (bukan hanya hangat) dari Mujahidin Taliban.

Pada malam itu juga, Mujahidin Taliban melancarkan serangan di depan sebuah rumah singgah di Kabul pada Rabu dinihari, berakibat pada beberapa teroris AS terluka.

Mujahidin Taliban mengatakan bahwa serangan tersebut ditujukan kepada presiden Obama, dan berjanji akan ada sambutan yang lebih dahsyat jika ketahuan Obama mendatangi Afghanistan di lain waktu. Wallahu’alam bish shawwab. (PressTV/Mukminun).

0 komentar:

Post a Comment