Tiga Ustadz Dilarang Khutbah Gara-gara Tidak Setuju LGBT

Sheffield, Mukminun.com – Satu sesi kuliah umum oleh Ustadz Jalal Ibn Saeed, yang diselenggarakan oleh Sheffield Hallam Islamic Society (SHIS) akhirnya dibatalkan pihak Universitas Sheffield Hallam.

Penghentian sepihak itu merupakan kali kedua dalam satu bulan terakhir, yang semakin mempertegas citra Universitas Sheffield Hallam sebagai sebuah kampus anti-Islam.

Menurut rencana, Ustadz Jalal Ibn Saeed diminta untuk mengisi sebuah khutbah bertema “Menggapai Surga” namun dibatalkan dalam sekejap oleh pihak kampus.

Dan ketika SHIS berencana mengganti Ustadz Jalal Ibn Saeed dengan Ustadz Murtaza Khan, pihak kampus pun juga melarangnya dengan alasan bahwa Ustadz Murtaza adalah seorang yang anti-Yahudi.

Bulan lalu pun, pihak kampus secara sepihak mensabotase sebuah khutbah Islamic yang diisi oleh Ustadz Assim Al-Hakeem di menit-menit akhir.

Sontak ulah pihak kampus tersebut menuai protes dari mahasiswa Muslim yang datang ke acara tersebut untuk mendengar materi khtubah Ustadz Assim Al-Hakeem.

Menurut rencana, Ustadz Al-Hakeem didapuk untuk menyampaikan tema tentang posisi wanita dalam Islam, namun pihak kampus melarang beliau karena beliau adalah seorang yang tidak setuju dengan pernikahan sesama jenis.

Pun demikian pihak kampus juga melarang Ustadz Murtaza Khan dengan alasan bahwa beliau adalah seorang ustadz yang anti pernikahan sesama jenis dan juga anti-Yahudi. Wallahu’alam bish shawwab. (Star/Mukminun)