Surat Kaleng Hina Nabi Muhammad, Ancam Bunuh Umat Islam


Amerika Serikat, Mukminun.com – Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) pada Selasa (24/4) kemarin menyeru pemerintah setempat dan FBI untuk mengusut ancaman terror yang ditujukan ke beberapa Masjid di Carolina Utara.

Dalam press rilisnya, CAIR melaporkan bahwa Masjid-masjid di Carolina Utara akhir-akhir ini mendapat ancaman terror berupa surat kaleng dengan nada penghinaan dan ancaman pembunuhan.

Sebagai contoh, sebuah surat yang ditujukan kepada Islamic Center of Charlotte dan Masjid-masjid lain terungkap bahwa sang pengirim tidak ragu-ragu lagi untuk membunuh umat Islam di wilayah tersebut.

Di bagian akhir surat tersebut tertulis, “Kami dipersiapkan untuk perang umat Islam yang terjadi di luar sana untuk memulainya di jalanan di sini (di Amerika). Kami akan terus menerus menekan kalian hingga kalian pergi atau perang melawan kami. Kami tahu dimana kalian tinggal, dimana kalian belanja, dimana kalian dididik, dan dimana kalian menyembah agama Muhammad sang negro pasir itu. Perlu dicatat bahwa aku tidak takut dengan pebalasan umat Islam dengan statemen ini sebagaimana yang tertera pada nama dan alamatku di sini. Bukan masalah jika kami harus membunuh umat Islam.”

Dalam seruannya kepada aparat penegak hukum setempat, CAIR menegaskan bahwa seharusnya pemerintah Amerika Serikat bertindak adil dan tidak pilih kasih dalam hal yang membahayakan nyawa warganya.

“Ancaman kepada Masjid-masjid di negeri ini layak untuk perhatian yang sama dalam penegakkan hukum seperti layaknya terhadap ancaman-ancaman kepada tempat-tempat ibadah lainnya,” kata Ustadz Ibrahim Hooper, Direktur Komunikasi Nasional CAIR.

Pengirim surat tersebut mengklaim bahwa surat tersebut dikirim sebagai sebuah perwujudan rasa benci kepada Islam oleh banyak pihak seperti komunitas bisnis, komunitas PNS, dan komunitas pendidikan.

Mereka, lebih lanjut, dalam surat itu mengungkapkan niatan mereka untuk membuat kehidupan umat Islam menjadi lebih sulit dan lebih berat.

Lois Morton, yang bertanda tangan dalam surat itu, juga meluapkan kebenciannya terhadap Islam dengan mengatakab bahwa Islam dibangun oleh negro-negro pasir dan negro-negro hutan.

Selain itu, ia juga menghina Nabi Muhammad salallahu’alaihi wasallam dengan mengatai beliau sebagai (maaf) phedopilia dan mengatakan bahwa ajaran Islam adalah alat untuk menutupi “tingkah laku setan” yang ada dalam pribadi Nabi Muhammad salallahu’alaihi wasalam. Naudzubillahi min dzalik…! Wallahu’alam bish shawwab. (Wbtv/Wsoctv/syscon/Mukminun)