Home » » Sekretariat FPI Bogor Diserang Geng Motor yang Ditunggangi ‘Ahli Militer’

Sekretariat FPI Bogor Diserang Geng Motor yang Ditunggangi ‘Ahli Militer’

on Monday, April 09, 2012 | 5:47 am


Bogor, MelodramaticMind.com- Tak ayal lagi bahwa usaha usaha dakwah Islam akan senantiasa mengalami pertentangan dan gesekan dengan beberapa pihak.

Jika dahulu penduduk Thaif melempari Rasulullah dengan batu hingga wajar beliau berdarah, hal hamper serupa pun ditemukan di Indonesia, tepatnya di Bogor, Jawa Barat.

Kali ini yang menerima pahala sabar di atas jalan dakwah adalah saudara-saudara kita dari Front Pembela Islam-FPI yang mendapati posko sekretariat mereka di Bogor luluh lantak diserang oleh puluhan orang pada Ahad (8/4) dini hari.

Dalam aksi vandalisme tersebut, tiga anggota FPI mendapati diri mereka terluka akibat serangan yang terjadi kira-kira pukul 03.30 WIB.

Menurut pengakuan Imang, salah satu saksi mata, puluhan orang menggruduk posko FPI dengan mengendarai sepeda motor dari arah Sentul lalu setibanya mereka di tempat kejadian perkara, mereka langsung melakukan serangan secara membabi buta.

“Mereka dari arah Sentul, lalu menyerang secara membabi buta,” kata Imang.

Seperti biasa, motif serangan belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.

“Motif penyerangan belum diketahui. Kami akan melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Sukaraja Kompol Ipik Ismaya.

Dugaan Keterlibatan Militer TNI
Sementara itu Juru Bicara FPI, Akhi Munarman, mencium ada keterlibatan beberapa aparat TNI dalam insiden tersebut.

Hal ini beliau simpulkan setelah mendengar kesaksian dari rekan-rekannya di FPI yang menjadi korban pada kejadian tersebut.

Menurut para saksi dari pihak FPI, pada saat penyerangan berlangsung, para hooligans tersebut mengaku sebagai aparat militer.

“Kami mendesak agar Panglima TNI dan Puspon agar mengusut kasus penyerangan sekretariat FPI Sukaraja ini. Mereka tentara yang nyambi jadi tukang pukul tempat maksiat diskotik Mandarin Bogor,” kata Akhi Munarman.

Indikasi lain yang mengarah pada keterlibatan aparat TNI dalam kasus penyerangan sekretariat FPI tersebut adalah waktu penyerangan yang dilakukan pada dini hari.

Menurut Akhi Munarman, operasi dini hari seperti ini biasa dilakukan oleh orang-orang yang pernah mendapat pelatihan militer.

“Para penyerang mengaku aparat militer saat menyerang. Bila dilihat dari waktu serangan, yaitu dini hari, orang-orang ini memang mendapat pelatihan militer,” katanya.

Menanggapi serangan tersebut, Akhi Munarman mengatakan bahwa FPI akan melawan segala bentuk kedzhaliman terhadap dakwah FPI dengan dalih membela diri.

“Kita akan serang balik, apa saja akan kita lakukan. Ini beladiri,” kata Akhi Munarman.

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas," (Al-Baqarah: 190). (Republika/WartaNews/MelodramaticMind)
Share :
 
MUKMINUN.COM Sitemap | Privacy Policy | Contact Us | Disclaimer - Semua materi dalam website ini boleh dikopi, namun mohon berkenan mencantumkan nama website ini.