13 Tenda Tempat Tinggal Umat Islam Palestina Dirobohkan Zionis israel Laknatullah


Palestina, Mukminun.com – Buldozer milik tentara teroris israel laknatullah dikerahkan ke Jerusalem Barat pada Rabu (18/4) untuk menghancurkan gubuk dan tenda umat Islam.

Saksi mata melaporkan bahwa pasukan iblis tersebut menghancurkan 13 gubuk dan tenda hingga membuat beberapa keluarga Muslim yang menempati gubuk dan tenda tersebut harus hidup terlunta-lunta.

Mereka tak memiliki tempat tinggal dan kini hewan ternak mereka juga hidup tanpa kandang.

Umat Islam yang menempati area ini merupakan keturunan suku Bedouins yang senantiasa menerima kedzhaliman dari pihak tentara teroris israel maupun pemukim yahudi laknatullah.

Satu Keluarga Muslim Diusir di Beit Hanina
Di hari yang sama, tentara teroris israel laknatullah mengusir Khaled An-Natsha berikut keluarganya dari rumahnya di Al-Ashqariyya di Beit Hanina.

Pengusiran tersebut terjadi setelah pengadilan kafir israel memberikan ijin kepada pemukim yahudi laknatullah atas kepemilikan properti milik Khaled An-Natsha.

Lebih lanjut dikabarkan bahwa kini teroris israel laknatullah juga memenjarakan Khaled An-Natsha dengan dakwaan “mendebat teroris israel laknatullah.”

Menurut putusan pengadilan israel laknatullah, keluarga An-Natsha dianggap bersalah karena membangun rumah di area yang diklaim sebagai tanah milik seorang yahudi laknatullah pada tahun 1936 silam.

Natsha sendiri mengaku bahwa ia terus menerus menerima kedzhaliman pihak israel laknatullah selama beberapa tahun, dan terus menerus dipaksa membayar denda yang sangat besar sebagaimana hasil keputusan pihak israel laknatullah.

Meski begitu, umat Islam di Palestina tidak mengakui hukum kafir israel tersebut karena menurut mereka, tentara teroris israel dan pemukim yahudi laknatullah sedang bekerjasama untuk memperluas pemukiman yahudi di tanah suci Palestina.

Menurut rencana, kawasan rumah Khaled An-Natsha tersebut hendak dibangun 60 unit pemukiman yahudi laknatullah atas biaya seorang jutawan yahudi amerika bernama Erving Moscovitch.

Dan jika benar demikian nantinya, maka sungguh sia-sialah perundingan damai antara pemerintah Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat dengan pihak israel laknatullah karena memang tidak seharusnya umat Islam berunding dengan pihak kafir yang menyatakan perang dengan umat Islam.

"Allahumang tsur ikhwaninal muslimiina wal mujahideena fii Filistin wa fii kuli makaan wa fii kuli zamaan." Aamiin. Wallahu’alam bish shawwab. (Imemc/Mukminun)

2 komentar:

  1. sebagai umat islam harusngya kita bersatu,.. asal kita punya semangat dan bahu membahu maka senjata apapun tidak akan bisa mengalahkan kita,..

    ReplyDelete
  2. Hari ini kaum Muslimin berada dalam situasi di mana aturan-aturan kafir sedang diterapkan. Maka realitas tanah-tanah Muslim saat ini adalah sebagaimana Rasulullah Saw. di Makkah sebelum Negara Islam didirikan di Madinah. Oleh karena itu, dalam rangka bekerja untuk pendirian Negara Islam, kelompok ini perlu mengikuti contoh yang terbangun di dalam Sirah. Dalam memeriksa periode Mekkah, hingga pendirian Negara Islam di Madinah, kita melihat bahwa RasulAllah Saw. melalui beberapa tahap spesifik dan jelas dan mengerjakan beberapa aksi spesifik dalam tahap-tahap itu

    ReplyDelete