MUI Solo Pompa Semangat Napi Wanita Rutan Kelas I Solo

Solo, Mukminun.com – Beberapa ulama asal Surakarta yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo menyempatkan diri mengunjungi rumah tahanan (rutan) Kelas I Solo pada Selasa (17/4) lalu.

Kunjungan para ulama tersebut adalah untuk memompa semangat para narapidana, terutama narapidana wanita, agar senantiasa bersabar dan bersyukur atas ujian yang menimpa mereka.

“Seharusnya kita dapat bersyukur, karena berada di Rutan itu juga bukti bahwa Allah menyayangi kita sebelum larut dalam perbuatan dosa,” kata Ust Mujahid kepada para narapidana wanita di rutan Solo.

Dalam lanjutan tausiyahnya, Ust Mujahid juga mewasiatkan kepada para narapidana wanita tersebut untuk tetap tegar, meski masih ada stigma negatif terhadap orang-orang yang pernah dipenjara.

Beliau menekankan arti penting dari berbagai hikmah di balik ujian yang mereka alami, yakni bahwa hendaknya para napi senantiasa bertaubat dan mensucikan hati sehingga kelak akan menjadi pribadi yang lebih baik.

Salah satu warga binaan rutan solo, Viki, mengaku senang setelah dikunjungi para ulama dari Majelis Ulama Surakarta (MUI) Solo tersebut.

Ia merasa tetap dihargai meski status narapidana masih melekat pada dirinya.

“Hati ini merasa lebih tenang setelah mendapatkan nasihat tadi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, MUI Solo membagikan hadiah bingkisan kepada para warga binaan rutan Solo tersebut.

Bingkisan-bingkisan tersebut secara khusus diberikan kepada narapidana wanita mengingat dalam waktu dekat para wanita akan merayakan hari Kartini.

Ust Mujahid mewakili MUI Solo berpesan kepada masyarakat untuk tidak mengucilkan keberadaan mereka.

“Terutama para warga binaan wanita, mereka tetap menjadi Kartini bagi keluarga mereka. Sudah sepatutnya mereka dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata beliau.

Untuk mensikapi stigma negatif masyarakat terhadap mantan narapidana, MUI Solo bertekad untuk merangkul dan senantiasa memberi semangat kepara mereka.

“Untuk itu, MUI berusaha merangkul dan memberikan semangat bagi para warga binaan dengan mengunjungi mereka dan memberikan bingkisan ala kadarnya. Semoga ke depan mereka dapat termotivasi, bahwa mereka layak untuk diterima masyarakat,” ungkap Ust. Mujahid. Wallahu’alam bish shawwab. (Harjo/Mukminun)

0 komentar:

Post a Comment