Umat Islam Medan Akan Gelar “Muhasabah Setahun Penghancuran Masjid Al-Ikhlas”

Proses Penghancuran Masjid Al-Ikhlas Medan
Medan, Mukminun.com – Siapa yang pernah mendengar tentang Masjid Al-Ikhlas di Kota Medan? Ya, bagi mereka yang tinggal di luar Medan mungkin belum pernah mendengarnya.

Sudah satu tahun Masjid Al-Ikhlas di Jalan Timor Kota Medan itu dihancurkan demi kepentingan ekonomi kapitalis.

Kini umat Islam Medan hendak menggelar “Muhasabah Setahun Penghancuran Masjid Al-Ikhlas” pada 3-4 Mei mendatang sebagai bentuk penyadaran kepada masyarakat agar tidak ada lagi penghancuran Masjid seperti setahun yang lalu.

“Momentum ini sebagai kebangkitan umat membela Izzah Islam. Umat Islam tidak ingin lagi ada penghancuran masjid atas nama apapun, apalagi itu untuk proyek kapitalis,” kata Drs. Anwar Bakti, ketua panitia acara tersebut.

Dalam penyelenggaraan acara tersebut, insyallah pihak panitia akan mengadakan beberapa macam acara seperti dialog publik, kesaksian umat Islam Medan tentang malam penghancuran Masjid tersebut, serta peluncuran “Buku Putih Tragedi Hitam Penghancuran Masjid Al-Ikhlas Kota Medan.”

Menurut Ustadz Anwar, rencananya buku tersebut akan disebarluaskan ke seluruh organisasi ke-Islaman, masjid-masjid, dan seluruh ormas-ormas yang ada di luar Medan.

“Selain dialog, nantinya ini akan berisi kesaksian dari korban dan saksi mata pada malam kejadian penganiayaan dan pengusiran oleh oknum-oknum aparat keamanan,” terang ustadz Anwar.

“Tidak hanya di Medan, kita merencanakan akan mengirim ke seluruh wilayah di Sumut, tokoh-tokoh nasional di Jakarta dan kepada Presiden RI Istana Negara,” imbuh Ustadz Anwar.

Ustadz Anwar menilai bahwa banyak anggota masyarakat di Kota Medan sendiri, apalagi di luar Medan, yang belum mengetahui duduk perkara penghancuran simbol suci umat Islam tersebut (Masjid).

Oleh karena itu, melalui acara tersebut diharapkan bahwa masyarakat dapat mengetahui siapa korban dan siapa pelaku kriminal penghancuran tersebut.

“Banyak masyarakat tidak tahu peristiwa ini dan mengetahui duduk perkara penghancuran ini. Ini bukan kasus biasa. Kita mengharap masyarakat nantinya jelas mengetahui siapa korban, pelaku penghancuran dan kriminal itu serta yang berkaitan dengan penghancuran ini,” tegas Anwar Bakti.

Acara tersebut insyallah juga akan dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional seperti Din Syamsudin, Amien Rais, dan Syafi’i Ma’arif, serta ulama-ulama lokal dari Majelis Ulama Indonesia Kota Medan dan Sumatera Utara.

Ada pula Tabligh Akbar yang akan digelar pada hari Jumat (4/5) mendatang yang akan ditempatkan di Jalan Timor, di samping reruntuhan Masjid Al-Ikhlas Kota Medan.

Konon ribuan umat Islam akan menghadiri acara tersebut meski digelar di bawah terik matahari Kota Medan.

Sebelumnya juga pernah digelar Shalat Jumat di Jalan Timor, di samping reruntuhan Masjid Al-Ikhlas dan ternyata banyak umat Islam Kota Medan yang antusias membela Izzah Diinul Islam ini. (Info selengkapnya baca disini). Wallahu’alam bish shawwab.(SumutPos/Mukminun)

0 komentar:

Post a Comment