Masjid di Tunisia Dilempari Kotoran Manusia


Tunisia, Mukminun.com – Setelah runtuhnya rezim Ben Ali, angka kedzhaliman terhadap umat Islam di Tunisia semakin meningkat.

Kini satu Masjid di kota Mahdia, Tunisia mendapat terror dari pihak yang membenci Islam.

Namun terror yang terjadi pada Jumat (13/4) lalu bukanlah terror bom, melainkan terror tinja manusia.

Menurut imam Masjid Mahdia, sekelompok ‘ekstrimist tak dikenal’ memasuki Masjid di saat sedang ada shalat berjamaah, dan melemparkan kotoran manusia pada jamaah.

Sang Imam, yang ketua dari asosiasi Islam Jamiaat Al Furqaan ini melanjutkan bahwa para pelempar kotoran manusia tersebut berlari memanjat dinding dan membuka pintu gerbang Masjid.

Beliau kemudian mendesak agar pemerintah Tunisia segera bertindak tegas terhadap apa yang terjadi.

Pemerintah didesak untuk meninjau secara langsung kejadian tersebut agar langkah tegas bisa segera diambil.

Imam Masjid Mahdia pun juga menghimbau pada jamaahnya untuk tetap tenang menghadapi provokasi seperti ini dengan harapan bahwa proses investigasi dapat berjalan adil dan lancer.

Kejadian ini diduga terkait dengan putusan pengadilan kota Medenine terhadap seorang Kafir bernama Ramzi Ibcha.

Ramzi Ibcha dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun lantaran ulahnya merobek dan menginjak-injak al-Quran di empat Masjid yang berbeda di kota Ben Guerdene.

Tak cukup dengan penjara selama empat tahun, Kafir Ramzi Ibcha ini juga diwajibkan membayar denda sebesar 120 dinar kepada empat Masjid tersebut untuk kemudian diserahkan kepada lembaga-lembaga penghafal Quran di Ben Guerdene.

Semoga Allah memberi ketabahan, kekuatan, dan kesabaran pada saudara-saudara Muslim kita yang didzhalimi di Tunisia. Wallahu’alam bish shawwab. (Tunisia-Live/Mukminun)

2 komentar:

  1. astagfirullah... semoga Allah melaknat pelakunya..

    ReplyDelete
  2. waduh parah bangettt...
    Semoga ketauan ya, siapa pelakuny.

    ReplyDelete