Laporan dari Aksi Masa Anti-Islam oleh Terry Jones Cs


Amerika Serikat, MelodramaticMind.com- Berbicara di depan Masjid terbesar di Michigan, pastur asal Florida yang menggalakkan aksi pembakaran Quran ini menyeru warga Amerika untuk mempertahankan negaranya.

Definisi mempertahankan di sini pun dirasa rancu; apakah mempertahankan Amerika agar tetap menjadi Negara sesat dan menyesatkan dengan kekuatan kapitalisme gan liberalismenya yang terbukti menyengsarakan masyarakat, atau yang lain. Wallahu’alam.

Dalam orasinya di depan Islamic Center of America in Dearborn, Terry Jones mengajak warga Amerika untuk menentang dakwah Islam.

“Muslims, dimanapun mereka ada di dunia ini… Mereka menekankan agenda mereka di masyarakat,” katanya. “Kita harus mempertahankan Amerika.”

Dengan hanya didukung oleh 20 orang, Terry Jones yang kala itu tampil eksentrik dengan kacamata hitam dan celana jeans dengan percaya diri menenteng poster, “I will not submit” dalam Bahasa Inggris dan Arab.

Mungkin karena saking ceteknya pengetahuannya tentang Islam, maka kemudian Terry Jones ini menuduh bahwa dakwah Islam yang pesat berkembang di Amerika, terutama di Detroit ini, hanya akan menyebabkan opresi terhadap kaum non-Muslim.

Selama aksinya, Terry Jones senantiasa dikawal oleh 30 mobil polisi yang dikerahkan dari Detroit, Wayne Country, Dearborn, dan Michigan.

Kemacetan pun tak terhindarkan lagi karena pada saat yang bersamaan, jemaat gereja yang tidak simpati dengan Terry Jones hendak mendatangi misa Paskah di gereja-gereja sekitar.

Tak cukup dengan orasi emosional terhadap Islam, para pendukung Terry Jones pun mengekspresikan kebencian mereka terhadap Islam dengan membuat guyonan dan sindiran-sindiran tentang Islam dan umat Islam.

Ada juga seorang reporter dari Real Catholic TV yang secara tegas mendukung aksi Terry Jones atas nama kebebasan berbicara dan mengungkapkan pendapat.

Bahkan seorang jemaat yang telah lanjut usia pun ikut-ikutan membebek Terry Jones dengan mengatakan bahwa “Hukum syariah adalah hal yang paling berbahaya.”

Terry Jones, yang pernah menjadi pastur di Jerman ini mengatakan bahwa dakwah Islam di Eropa telah berkembang pesat, hingga membuatnya khawatir pengaruh dakwah Islam tersebut akan sampai di Amerika.

“Ada banyak bidang di London yang diatur oleh hokum syariah. Aku pikir hal tersebut sangat mungkin terjadi di Amerika,” kata Terry Jones.

"Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya. Dia-lah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci," (Ash-Shaaf: 8-9)

"Sesungguhnya orang-orang yang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka Telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya kami Telah menurunkan bukti-bukti nyata. dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan,” (Al-Mujadillah: 5). (TucsonCitizen/MelodramaticMind)

0 komentar:

Post a Comment