Kepala Perampok yang Memakai Pakaian Muslimah ini Dihargai $20ribu


AS, Mukminun.com – Komunitas Muslim di Philadelphia, Amerika Serikat menawarkan hadiah sebesar 20,000 US Dollar bagi siapa saja yang menemukan penjahat kriminal yang menyembunyikan identitas mereka di balik baju Muslimah.

Komunitas Majlis Ash-Shura yang beranggotakan perwakilan dari 71 ketua Takmir Masjid di Philadelphia dan Delaware Valley mengatakan bahwa langkah tersebut harus dilakukan karena aksi penjahat kriminal tersebut dapat memupuk prasangka buruk terhadap Islam oleh penganut agama lain.

Imam Asim Abdul-Rashid dari Masjid di Delaware Valley mengaku tidak bisa menerima ulah perampok bank yang mengenakan baju Muslimah tersebut, yakni mengenakan jubah hitam dan cadar.

“Apapun dapat terjadi dengan kedok seperti itu,” kata beliau.

Hal senada juga disampaikan oleh juru bicara Dewan Hubungan Amerika-Islam, Ibrahim Hooper, yang mengatakan bahwa hal tersebut adalah upaya memperburuk citra Islam dan umat Islam di Amerika.

“Aksi-aksi seperti ini (ditujukan) untuk menjatuhkan Islam dan umat Islam di Amerika,” kata Ustadz Ibrahim Cooper.

Selain itu, dampak yang ditimbulkan dari ulah perampok bank berkedok pakaian Muslimah itu adalah ditolaknya seorang Muslimah yang hendak menyetorkan uang ke sebuah bank di Philadelphia.

Direktur hak-hak sipil Dewan Hubungan Amerika-Islam, Amara Chaudhry, melaporkan bahwa pernah ada seorang Muslimah berjilbab yang ditolak oleh petugas bank di Philadelphia ketika ia hendak mentransfer sejumlah uang untuk anaknya.

Lebih lanjut Amara Chaudhry mengatakan bahwa Muslimah tersebut baru akan dilayani kebutuhan perbankannya setelah ia bersedia melepas Jilbab yang ia kenakan saat itu.

Pihak kepolisian setempat mengatakan bahwa penjahat tersebut memakai pakaian Muslim di lima aksi perampokan di bank-bank di Philadelphia sejak Desember 2011 silam.

Mereka pun juga telah berjanji bahwa semua langkah akan dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menangani kasus tersebut sehingga ‘wanita Muslim tidak dijatuhkan dengan jalan seperti ini.’

“Kami sedang melihat para pengecut mengenakan pakaian luar dari baju Muslimah. Kami akan melakukan apapun yang kami mampu untuk meyakinkan bahwa wanita Muslimah tidak dijatuhkan seperti ini,” kata Williams, perwakilan dari kantor polisi Philadelphia.

Dukungan terhadap umat Islam di Philadelphia juga datang dari Alia Walker, direktur eksekutif dari lembaga swadaya masyarakat Earth’s Keepers.

Kepada the Inquirer, Alia Walker berkata, “Saya hendak meminta para penjahat tersebut apakah mereka punya ibu, putri, atau bibi, dan bagaimana jika penjahat itu membawa mereka ke suatu mara bahaya dengan ulah mereka.”

“Kita umat manusia. Untuk melihat saudara saya melihat saya seperti ini karena ulah kriminal seperti itu, hal itu sungguh-sungguh menyakitkan,” ungkap Walker lebih lanjut. (Msn/Mukminun)

0 komentar:

Post a Comment