Ihiir..! PNS Mesum Sama Mahasiswi Kepergok Laskar FPI


Tanjungpinang, Mukminun.com – JS, seorang PNS (pegawai negeri sipil, bukan pegawai non-stop) kini harus memasang wajah ‘tembok’ lantaran ulah mesumnya dengan seorang mahasiswi Yy kepergok laskar Front Pembela Islam (FPI).

Kejadian tersebut terjadi pada Ahad (22/4) dini hari di sebuah hotel di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

PNS Kabupaten Anambas tersebut sempat mengelak dari sangkaan laskar FPI dengan berdalih bahwa Yy adalah saudarinya sendiri.

“Dia ini saudari saya. Saya kenal bapaknya. Saya anggap bapaknya abang angkat saya,” kata Js.

Namun bagaimana pun juga, tidur di sebuah hotel dengan satu ranjang bersama dengan ‘saudari’ sendiri dengan penuh kemesraan adalah hal yang tabu.

Laskar FPI pun juga mengetahui bahwa Yy adalah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang.

Js ketika ditanya lebih lanjut mengaku bahwa ia hendak meninggalkan Tanjungpinang selama beberapa hari untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bandung.

Sebelum berpisah dengan Yy, Js menyempatkan diri mampir di Tanjungpinang dan indehoy dengan Yy di kamar nomor 0101 hotel Kartapura, Tanjungpinang.

Ketika diseret keluar oleh laskar FPI, JS kemudian membuka ulah bejat oknum PNS yang lain dengan mengaku bahwa ada rekan kerjanya sesama PNS di Kabupaten Anambas yang juga sedang mesum di hotel yang sama.

“Ada kawan saya juga ada di lantai atas,” kata JS.

Laskar FPI pun langsung merangsek naik dan menggedor sebuah kamar dimana dua orang pria sedang bersama dengan seorang wanita.

Jawaban konyol terlontar dari sang perempuan tersebut ketika ditanya apa keperluannya bersama dua orang pria di dalam satu kamar hotel tengah malam seperti itu.

Wanita tadi kemudian menjawab bahwa ia hanya sekedar mampir ke kamar itu untuk menggunakan toilet.

Menurut informasi dari Humas Pemkab Anambas, ada 35 PNS Kabupaten Anambas yang dikirim ke Bandung untuk mengikuti pelatihan Bimbingan Teknis selama 12 hari dan mereka menginap di hotel-hotel di Tanjungpinang dengan biaya dinas. Wallahu’alam bish shawwab. (TribunNews/Mukminun)

2 komentar: