Jerman Marah dengan Pembagian 300.000 Quran Gratis


Jerman, Mukminun.com- Sebuah langkah fenomenal bagi dakwah Islam telah dilakukan oleh saudara Muslim kita di Jerman.

Mereka yang menuntut ilmu kepada Sheikh Ibrahim Abou Nagie kini sedang mengenalkan Islam kepada warga Jerman dengan membagikan 300,000 Quran gratis kepada siapapun warga Jerman yang menginginkannya.

Kampanye Quran gratis tersebut dapat ditemui tidak hanya di beberapa titik di Jerman, namun juga di Austria dan Swis.

Namun anehnya, program yang telah berjalan beberapa bulan ini kini mendapat pertentangan dari para elit politikus Jerman yang tidak sukan dengan kampanye Quran gratis tersebut.

Sebut saja Volker Kauder, salah satu anggota dewan Jerman ini menyebut pembagian Quran secara masif dan gratis ini sebagai agenda terselubung untuk merekrut Mujahideen.

“Saya mengecam dengan sangat inisiatif ini,” katanya.

Menurut Kauder, yang tidak tahu sama sekali tentang Islam dan Quran, Al-Quran sedang disalahgunakan sebagai penunjang aktivitas extrimisme.

“Quran tu sedang disalahgunakan di sini untuk kepentingan aktivitas ekstrimisme,” ungkap Kauder lebih lanjut.

Ada pula Gunter Krings, seorang anggota dewan Jerman, yang menghasut warga Jerman untuk menghentikan ‘tindakan yang agresif’ tersebut dengan dalih mengganggu kerukunan beragama di Jerman.

“Dimanapun juga, tindakan agresif ini harus dihentikan… Tindakan agresif kelompok Salafi ini telah mengganggu kerukunan beragama di negara kita,” kata Krings.

Bahkan ada yang lebih parah lagi dengan mengatakan bahwa kampanye serupa sarat dengan muatan terorisme.

“Saya selalu punya masalah dengan kelompok keagamaan yang menempatkan pandangan mereka tentang dunia di atas konstitusi dan kemanusiaan. Hal serupa juga berlaku bagi mereka para Salafi yang memicu kekacauan dan sarat dengan terorisme Islam,” gonggongan Cem Ozdemir dari Green Party.

Naudzubillahi mindzalik.

Oleh karena dahsyatnya tekanan yang diberikan oleh para elit politikus Jerman terhadap kampanye pembagian 300,000 Quran secara gratis tersebut, pihak percetakan pun mau tak mau harus menghentikan proses produksi Quran mereka.

Perusahaan percetakan Ulm-based dari Ebner & Spiegel mengaku bahwa mereka mau tak mau harus meninjau ulang perpanjangan kontrak dengan pihak penyelenggaran kampanye tersebut.

Kini hanya doa yang bisa dipanjatkan oleh kita yang berada di luar Jerman, semoga saudara-saudara kita di Jerman diberi ketabahan dan kesabaran di atas jalan dakwah sehingga semakin banyak warga Jerman yang mengenal Islam lebih baik. Wallahu’alam bish shawwab. (Spiegel/Expatica/Mukminun)

1 komentar: