CAIR Minta FBI Tindak para Pembenci Islam di Baltimore


New York, Mukminun.com – Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) pada Kamis (26/4) meminta FBI kota Baltimore untuk menginvestigasi aksi vandalisme yang ditujukan kepada sebuah Islamic Center di Riverview, Amerika Serikat.

Namun hingga kini, desakan tersebut belum juga dirilis secara formal oleh FBI setempat.

Sebagaimana diketahui, pada 20 April 2012 sekitar pukul 7:30 malam waktu setempat, seseorang melempar sebuah batu ke jendela depan gedung Bab E Mustafa Community Center di blok 4300, Jalan Hollins Ferry.

Umat Islam di daerah tersebut juga mengaku bahwa ada begitu banyak aksi kenakalan remaja di daerah tersebut.

Pihak kepolisian setempat mengidentifikasi kasus tersebut sebagai insiden vandalisme terkait dengan agama, ras, dan etnik yang termasuk dalam kategori kejahatan kriminal kebencian.

Di bawah undang-undang Maryland sendiri, vandalisme terhadap suatu agama merupakan sebuah tindakan ilegal.

Ibrahim Hooper, dari direktur komunikasi nasional CAIR, mengungkapkan bahwa insiden tersebut sama dengan aksi-aksi vandalisme lain yang terjadi di Masjid-masjid seantero Amerika.

Menurut catatan Ustadz Hooper, di Maryland sendiri belum lama ini terungkap sebuah kasus dimana seorang Muslim asal Virginia mendapat serangan oleh sekelompok orang yang anti-Islam.

Selain itu, ada pula surat kaleng yang dikirimkan ke Masjid-masjid dan pusat-pusat ke-Islaman di Carolina Utara, yang mana surat tersebut berisi hinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad serta ancaman pembunuhan terhadap semua umat Islam.

“Kami melihat banyak pola (serangan terhadap Islam) yang terjadi di negara ini. Sering-seringnya serangan tersebut berupa pemukulan jendela dan pintu,” kata Ustadz Hooper.

Kepolisian setempat konon telah menurunkan aparatnya ke lokasi kejadian untuk membantu keamanan daerah sekitar. Wallahu’alam bish shawwab. (Patch/Mukminun)