Alhamdulila… Pimpinan Sekte Syiah Sampang Dipenjara


Madura, Mukminun.com – Pimpinan sekte Syiah Sampang Madura, Tajul Muluk, akhirnya dipenjara dengan dakwaan penistaan agama.

Putusan tersebut ditetapkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (12/4).

Putusan tersebut didasarkan pada Pasal 135 A KUHP tentang Penistaan Agama junto Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

“Tadi siang yang bersangkutan kami tahan dan hal ini dilakukan untuk memperlancar proses hukum,” ungkap salah satu tim penyidik Kejari di Rumah Tahanan, Sucipto.

Kasus ini bermula dari laporan para ulama dan kiai Sampang, Madura, bahwa Tajul Muluk dan pengikutnya adalah penganut sekte Syiah, namun mengaku sebagai Muslim.

Tajul Muluk dan pengikutnya terus menerus mengaku pemeluk Islam biasa, padahal hasil penelitian MUI Sampang, Madura selama 12 tahun menemukan fakta bahwa Tajul Muluk dan pengikutnya benar-benar bukan Islam, melainkan pengikut sekte Syiah Imamiyah.

Akhirnya, gesekan pun pecah hingga akhirnya tempat sembahyang sekte Syiah tersebut dibakar oleh umat Islam setempat.

Kini usaha umat Islam Sampang, Madura, untuk menyelamatkan agama mereka insyallah telah berhasil lantaran pemimpin sekte Syiah tersebut akhirnya diseret ke penjara.

Polda Jawa Timur menetapkan tokoh pembawa ajaran Syiah Imamiyah tersebut sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor. Sp. Sidik/47/I/2012/Ditreskrimum, tertanggal 27 Januari 2012. Wallahu’alam bish shawwab. (MetroTVNews/Mukminun)

0 komentar:

Post a Comment